Blog

VPN Menjadi Celah Bagi Bisnis Judi Online di Indonesia

Blog

Rencana Kementerian Komunikasi dan informatika mengatur izin layanan Virtual Private Network atau VPN menjadi perhatian dari pegiat teknologi informasi. Dalam pengumumannya, Kominfo mengatakan wacana melisensi VPN supaya data pribadi pengguna terlindungi dari upaya pencurian atau penyalahgunaan.

Wacana izin VPN ini menjadi perhatian bagi kalangan pelaku bisnis judi online di Indonesia. Rencana itu, tak akan mengganggu bisnis judi daring tersebut. Praktisi teknologi informasi yang turut berkecimpung dalam dunia jugi daring, DG, menegaskan langkah Kominfo tersebut sia-sia saja.

“Bandar judi online bisa cari celah kalu VPN (diatur). Pemerintah 100 persen tidak akan bisa mengontrol, apalagi (VPN) disuruh daftar,” kata dia yang meminta namanya disamarkan dan tidak mau untuk disebut.

DG menjelaskan, bandar judi punya akal untuk menghindari pembatasan akses bila nanti izin VPN diatur ketat pemerintah. Dia mengungkapkan, bandar judi tidak khawatir dengan dampak pengaturan VPN tersebut.

” Soalnya bandar judi lebih memilih domain baru daripada suruh pemain pakai VPN. Soalnya VPN perlu modal lagi, tapi kalu penjudinya niat ya begitu bisa. Mereka pakai VPN karena website-nya diblokir Trus Positif Kominfo,” jelas DG.

Dalam praktiknya, kata DG, pelaku judi online nyaris berhubungan melalui WhatsApp dan livechat pada masing-masing website judi mereka. Untuk itu, mereka tak terdampak dengan pengaturan VPN nanti.

Rencana mengatur izin VPn, menurut DG, Kominfo nanti akan terbentur dengan layanan VPN yang berjenis offshore. VPN jenis ini merupakan VPN yang mana server VPN tersebut berasal dari negara yang mendukung 100 persen kebebasan berpendapat dan berkreasi.

Dari negara yang menampung VPN offshore ini, urusan VPNtidak bisa disentuh atau dimata-matai oleh negara. Negara tidak boleh membatasi internet mereka untuk mengakses website. VPN offshore, ujar DG, berasal dari Perancis, Belanda, Kanada, Swiss, dan lainnya.

DG mengatakan, China yang telah melanggar server VPN, tapi tetap saja platform internet yang diblokir di negeri Tirai Bambu itu masih bisa diakses.

“Di China saja bagaimana pun mereka kan melarang, tapi tetap saja kucing-kucingan puluhan tahun. Facebook, Gmail, dan Instagram di China masih bisa di akses pakai VPN,” katanya.

Dari kasus China tersebut, DG pesimis, pemerintah Indonesia bisa menaklukkan VPN.

“Indonesia sendiri baru menggelarnya (izin VPN). Nonsense Indonesia mampu menghandle ini. Infrastruktur saja belum kelar,” katanya.

DG mengungkapkan, rencana Kominfo mengatur izin VPN membuat para pegiat teknologi informasi tak habis pikir. Sebab dengan zaman yang sudah modern saat ini, tak mudah untuk memblokir akses di internet. Menurutnya, cuma China dan Rusia yang saat ini sukses menaklukkan VPN, meski masih ada celahnya.

“Soal VPn, diketawain sama orang IT Indonesia. Cuma China dan Rusia yang bisa mengendalikan (VPN), jadi persentasinya kecil yang terbobol pakai VPN. Karena mereka sistem sentralisasi internet, sistem komunis,” ujarnya.

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa VPN merupakan teknologi jaringan yang menyediakan koneksi yang aman melalui jaringan publik seperti Wi-Fi dan internet, atau jaringan pribadi yang dimiliki oleh perusahaan penyedia layanan internet.

VPN biasanya digunakan oleh perusahaan, pemerintah dan organisasi militer untuk melindungi data sensitif mereka saat sedang menggunakan jaringan. Namun, saat ini penggunaan VPN secara pribadi juga semakin meningkat karena dapat melindungi identitas dan privasi pengguna saat berselancar di internet. Mungkin ada diantara Anda yang sudah tau dan sudah mengerti apa itu VPN, akan tetapi tidak tahu bagai mana cara kerja dan juga hal lainnya tentang VPN. Untuk mengetahui hal tersebut, mari simak penjelasan berikut ini.

Cara Kerja VPN

Setelah mengetahu apa itu VPN, ada baiknya untuk tau juga bagai mana cara kerjanya. Biasanya, saat terhubung ke internet, Anda akan terlebih dahulu terhubung le ISP, dan seterusnya ISP akan menghubungkan Anda ke website apapun (atau sumber lain yang ada di internet) yang ingin dikunjungi. Semua lalu lintas internet Anda melewati server ISP dan dapat dilihat oleh ISP.

Namun ketika menggunakan VPN, teknologi ini akan membuat tunnel (terowongan) yang aman antara komputer Anda dengan komputer server yang akan diakses. VPN juga akan menyembunyikan alamat IP asli anda dibalik salah satu IP provider VPN. Selain itu, VPN akan mengenkripsi semua data anda dan kemudian dikirim melewati tunnel aman yang memungkinkan Anda untuk menjelajahi web secara bebas dan anonim (menggunakan identitas yang tidak dikenal).

Melihat cara kerja VPN ini, maka:

  • ISP tidak akan mengetahui aktivitas pengguna VPN di internet.
  • Alamat IP yang terlihat adalah IP server VPN.
  • Penggunaan hotspot WiFi publik menjadi lebih aman karena data terenkripsi.
  • Provider VPN bisa melihat aktivitas pengguna VPN di internet.

Fungsi VPN

Penggunaan VPN merupakan cara aman untuk mengakses LAN yang berada pada jangkauan tertentu melalui koneksi internet atau jaringan lainnya untuk melakukan transmisi data secara pribadi. Dengan menggunakan VPN maka akan dapat menghindari ada penyusupan saat melakukan transmisi data yang sewaktu-waktu bisa masuk ke lalu-lintas jaringan. Mengacu pada pengertian VPN di atas, adapun beberapa fungsi VPN adalah sebagai berikut:

  • Confidentially (Kerahasiaan Data)

Dengan digunakannnya jaringan publik yang rawan pencurian data, maka teknologi VPN menggunakan sistem kerja dengan cara mengenkripsi semua data yang lewat melauinya. Dengan adanya teknologi enkripsi tersebut, maka kerahasiaan data dapat lebih terjaga. Walaupun ada pihak yang dapat menyadap data yang melewati internet bahkan jalur VPN itu sendiri, namun belum tentu dapat membaca data tersebut, karena data tersebut telah teracak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data dengan mudah.

  • Data Integrity (Keutuhan Data)

VPN juga berguna untuk menyelamatkan data dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Program VPN akan memastikan proses transmisi data selesai dan diterima oleh penerima yang sesuai dengan permintaan user tanpa adanya perubahan sedikitpun atau manipulasi dari data yang dikirim.

  • Origin Authentication (Autentikasi Sumber)

Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi dari sumber datanya. Kemudian, alamat sumber data tersebut akan disetujui apabila proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima berasal dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirim oleh pihak-pihak lain.

Kelebihan dan Kekurangan VPN

Dengan menggunakan VPN maka tidak ada yang bisa menyusup pada jaringan pribadi Anda sehingga tingkat keamanan transmisi sangat tinggi. Mengacu pada pengertian VPN, adapun beberapa kelebihan dan kekurangan VPN adalah sebagai berikut:

Kelebihan VPN:

  • VPN adalah alat yang memungkinkan akses ke jaringan jarak jauh dalam keamanan total. Pada tingkat ini, gagasan “terowongan” mengacu pada kemungkinan menghubungkan semua komputer yang terhubung ke VPN pada jaringan area lokal virtual. Bahkan jika individu itu, misalnya, bermil-mil jauhnya dari kantornya, ia memiliki kemampuan untuk mengakses data perusahaan dan diam-diam melakukan tugasnya.
  • Bagi perusahaan yang membutuhkan jaringan khusus yang aman, maka VPN adalah solusi dengan biaya yang lebih murah.
  • Dengan VPN, Anda dapat mengunduh berbagai data di web, bahkan film, video, dan lagu. Ini memastikan bahwa Anda terlindung dari semua tuntutan hukum yang mungkin terkait dengan pelanggaran hak cipta.

Kekurangan VPN:

  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Dengan layanan VPN, kecepatan koneksi dapat dikurangi. Kelambatan ini disebabkan oleh kebutuhan enkripsi untuk mengamankan data tetapi juga jarak antara pengguna dan penyedia VPN-nya. Semakin lama penyedia VPN jauh dari negara tempat tinggal pengguna, koneksi semakin lambat.
  • Diperlukan perhatian ekstra dalam penetapan sistem keamanan VPN.

Dari artikel di atas dapat disimpulkan bahwa VPN merupakan salah satu koneksi yang bisa digunakan untuk menjaga kerahasian identitas suatu jaringan. Dengan adanya hal ini tentunya sangatlah membantu dan juga bisa melindungi privasi seseorang ataupun suatu perusahaan dan lain sebagainya. Semoga artikel di atas bisa menambah pengetahuan tentang dunia teknologi Anda. See you.